Arsip Bulanan: Februari 2008

Now i can landed to the ground,
where i finally met a place to lay on.

Tak tahu entah mengapa,
Terbakar oleh api
Betapa cemburu hati ini.

Itu memang takdir kita,
Dan kini,
Aku tak tahu,
Apakah kau telah memekarkan bungamu di sebuah ladang nan luas disana,
Ataukah kau sedang menunggu siraman air segar untuk memekarkan bungamu.

Dan akupun,
Sudah menemukan jalanku kembali.

Meskipun aku ragu,
Karena penyesalan yang tak bisa kuhapus itu.