Thanks to the Lord, Akhirnya aku dapet juga Systematic Chaos, album ke-9 dari Dream Theater. Salah satu album yang kutunggu, meskipun harus pake acara unduh-mengunduh ala Jack Sparrow (do you know what i mean?
). Cukup basa-basinya, mari langsung menuju reff!!!
Menurutku, ini salah satu album “berat” Dream Theater (DT), setelah sebelumnya mereka pernah membuatnya dalam album ke-7, Train of Thought. Tapi dari track pertama hingga terakhir, kelihatannya agak wavy, menggambarkan bahwa setiap track mempunyai “wajah” sendiri. Kenapa? Berbeda dengan album-album sebelumnya (atau lebih tepatnya dimulai ketika era album Scenes of a Memory), dimana antara track satu dengan lainnya “berhubungan”, di album ini jauh berbeda. Di satu sisi, Anda akan mendengar sound-sound berat ala Rammstein, ataupun komposisi metal yang gahar ala Megadeth dan Metallica, di sisi lain malah Anda bisa mendengarkan sound-sound electronic populer, seperti yang dilakukan oleh Muse pada setiap albumnya. Aku agak sedikit terkejut ketika “melihat” gap seperti ini, but hey, that’s Mike Portnoy. He always do something unpredictable, didn’t he?
But, look at the track list. Untuk mensiasati hal seperti itu, DT memisah track In The Presence Of Enemies menjadi dua, dan ditempatkan pada track awal (In The Presence Of Enemies Part 1) dan track terakhir (In The Presence Of Enemies Part 2) sehingga menjadikan album ini sebagai sebuah lingkaran, persis seperti yang dilakukan mereka pada album Octavarium (sekedar saran, dengarkan track Octavarium versi awal, disitu mereka membuat sebuah komposisi yang “terbuka”, berbeda dengan versi rilis resminya).
Diluar dari keterkejutan aku tadi, album ini layak mendapatkan nilai rating 4.5 dari 5. Bukan sebuah album yang sempurna memang, tapi tetap layak disebut sebagai salah satu album masterpiece of Progressive Metal that ever exist (seperti yang mereka lakukan pada 8 album sebelumnya).
Ga sabar nunggu versi live-nya nih…