Udah hampir 6 bulan belakangan ini, kegiatanku dirumah pada malam hari selalu diisi dengan menonton channel Lativi. Yup, jam 10 (jam 9 kadang), setiap hari selasa-rabu-kamis, aku harus ada dirumah, menyiapkan minuman dingin, snack yang banyak, dan bantal yang empuk untuk menonton program-program sport entertainment seperti RAW! (selasa), ECW (rabu), dan Smack Down! (kamis). Belum lagi, Lativi juga sering membuat kejutan dengan tayang PPV-per-month pada jam-jam yang nggak jelas :p. Terus terang, aku benar-benar merasa over-excited dengan program-program tersebut. Setelah RCTI (diteruskan oleh TPI) menghentikan program Smack Down! beberapa tahun yang lalu, aku pesimistis acara sport entertainment seperti ini bisa tayang lagi di Indonesia, dan merengkuh kembali “tahta kekuasaan” yang pernah diraih di masa-masa jayanya beberapa tahun yang lalu. Namun, kegembiraanku saat ini harus musnah begitu saja. Dengan keputusan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) untuk menghentikan semua acara WWE di stasiun televisi Indonesia, maka otomatis semua program berbau WWE harus putus tayang. Tak ayal, hal ini menimbulkan kemarahan yang luar biasa dari pecinta sport entertainment di Indonesia, di semua ajang forum. Hanya karena kebodohan orang tua dalam mendidik anak, dan (akan tetap berlanjut) ketololan pola pikir anak-anak di Indonesia, ditambah lagi dengan kebusukan kebebasan (atau ajang aji mumpung?) pers di Indonesia, perihal tentang anak-anak yang meninggal ataupun cedera karena meniru adegan dalam program-program WWE menjadi kenyataan. Benar-benar bodoh. Orang tua di Indonesia (mayoritas) nggak pernah mendampingi anak ketika menonton TV (sesibuk apa sih orang tua pada waktu malem hari?). Gaya pergaulan anak-anak Indonesia (loe nggak mau ikut, awas loe! dijamin gw jauhin seumur hidup) bisa dibilang memalukan, ditambah lagi tingkat edukasi yang memang dibawah standar negara-negara maju. Tiga faktor diatas itulah yang membuat semua program WWE di Indonesia masuk “daftar cekal”.

Meniru gerakan? Aku kira banyak anak-anak di Amerika yang meniru gerakan pegulat WWE. Cuman bedanya, mereka tau batas antara mana yang menimbulkan cedera dan mana yang nggak. Kalo disini nyoba dulu baru kalo nanti temannya udah mati / cedera, baru berhenti main (buru-buru kabur pulang ke rumah).

Protes karena acaranya berbau kekerasan? Sadarlah wahai ibu-ibu, bapak-bapak, acara sinetron, talk show, infotainment, buru-sergap-investigasi polisi disini udah kelewatan. Sadar nggak sih, acara-acara seperti itu 80% content-nya udah nggak jelas? Malahan acara talk show disini udah seperti talk show sex aja, lebih mengumbar syahwat daripada info-info menarik atau humor-humor “mengena” seperti Oprah Show, Late Show, dsb. Yah… tapi mau gimana lagi? Kalo namanya udah di-cut ya di-cut. DVD PPV-per-month WWE pun juga nggak jelas keberadaannya disini (Surabaya). Di TV kabel atau pun TV satelit, acara WWE memang nggak ada. Well, I think i’ve just got two words for you (Indonesian), F*** YOU!!! (with crotch crop)

3 Komentar

  1. Betul …….dan Kata Indra (Pemilik Hak Lisensi WWE di Indonesia) gak akan lama lagi WWE bakal Tayang lagi di Lativi so Stay Tune aja guys :D

  2. kalo aku sih sejak WWE lenyap dari LATIVI aku ga pernah kelewatan tuh nonton RAW,ECW,SMACKDOWN .because gue nontonnya di TV Taiwan yaitu Videoland MAX TV jadwal tayangnya yaitu : RAW tiap senen malam jam 22.00 (waktu taiwan) kalo waktu indonesia ya jam 9 malam wib nah kalo di channel ini RAW berdurasi 2 Jam (tanpa iklan lho )serta rerunnya tiap rabu pd waktu yg sama , ECW tiap selasa jam 10 malam wib tapi durasi cuma 1jam & rerun kamis pd waktu yg sama,dan SMACKDOWN tiap kamis jam 9 malam wib & ada juga rerunnya pd waktu sama. Gimanaa seerru khan … , bagi yg punya parabola digital coba deh frek 3550 V 30000 satelit ST1 dijamin bakalan nemu tuh chanel jadi bisa nonton lagie eh. kalo belon punya boleh lah nanya2 seputar WWE ke gua.
    tapi jujur dikit lebih seru kalo wwenya di lativi dulu karna pake teksnya sdgkan di TV asing itu wah mana ada.

    • untuk pasang parabola digital brp biayanya? klo d surabaya apa ada yang jual? mohon balasannya. trim’s


Tulis sebuah Komentar

*
*